Showing posts with label Muslims Around the World. Show all posts
Showing posts with label Muslims Around the World. Show all posts

Thursday, July 26, 2012

Puasa 20 Jam Sehari di Arctic Circle!


بسم الله الرحمان الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Umat Islam di negara Arctic Circle berpuasa 20 JAM SEHARI???

Terkejut telinga, eh jantung mendengar ulasan pembaca berita NTV7 semalam.

La, ingatkan kita je yang 'menderita' puasa 14 jam sehari, rupa-rupanya ada lagi saudara-saudara kita yang lagi mencabar Ramadhannya! Takdela..puasa kerana Allah mana ada istilah 'menderita' kan? (senyum) Semuanya kita lakukan kerana sayangkan Allah. Kerana mengharapkan reda Allah.

Bayangkan kawan-kawan,
waktu bersahur mula pada pukul 3 pagi, berbuka puasa pukul 11.30 malam!

Maknanya, dalam masa 3 1/2 jam tulah nak berbuka, solat maghrib, solat isyak, tarawih, pastu sahur terus. Lebih-lebih lagi bekalan makanan halal sukar didapati. Hmm, tak terbayang macam mana keadaan seorang ibu nak memasak untuk keluarganya.

Tapi itulah realiti bagi suatu keluarga Sudan yang berhijrah daripada negara mereka dan kini menetap di Finland, salah satu negara yang terletak di dalam Arctic Circle.

Apa itu Arctic Circle?

Silalah baca wikipedia, the popular online library atau google saja. Sekarang kan zaman 'jari menguasai dunia' (zaman touch screen dan internet)..haha.

Negara-negara di Arctic Circle

Ringkasnya, Arctic Circle ni satu lingkaran imaginatif dekat Kutub Utara bumi. Maksudnya kalau anda pergi ke Finland, Norway, Greenland, Rusia atau mana-mana negara yang termasuk di dalam Arctic Circle, selama-lamanya anda tak akan berjaya menjumpai garisan Arctic itu, walaupun anda mengorek sehingga ke lubang cacing. Ia cuma lingkaran yang dilukis oleh manusia di atas peta, untuk memudahkan pembahagian kawasan dan mencipta satu subjek di sekolah, iaitu Geografi. haha.

Garisan merah kat atas tu lah "Arctic Circle". Oh geografiku..

Jadi,
bila anda ke Big Apple atau Dunkin Donuts, jangan ingat perut sendiri je. Sambil-sambil memilih juadah untuk berbuka tu, ingatla saudara-saudara kita nun jauh di Kutub Utara yang berpuasa dalam iklim yang lebih mencabar berbanding kepanasan khatulistiwa yang kita keluhi saban hari, di mana matahari beraja di langit selama 20 jam sehari. (Arrgghh..kalau aku ketulan ais mesti dah lama cair..)

20 jam sehari...waah


Aaah..donut Arctic Circle idamanku..



Saturday, May 19, 2012

Peringatan di Hari Tua


بسم الله الرحمان الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
15 Mei 1948.

Hari Nakbah.

Saya terlihat anda tergaru-garu kepala yang tidak gatal. Oh, tiba-tiba kepala saya pula yang 'gatal'.

"Hari Nakbah? Apa tu?"
Detik hati kita serentak. 

Saudara-saudaraku,

Macam mana kita boleh tidak tahu tentang peristiwa yang dahsyat ini?
Macam mana tarikh ini tiada di dalam buku 'planner keramat' kita itu?

Sedangkan saudara-saudara kita di Palestin mengingati kegelapan ini di dalam jiwa-jiwa mereka, setiap tahun.


Monday, August 22, 2011

Jalan Jariah Ramadhan

Dikemas kini pada September 4, 2011.

بسم الله الرحمان الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Assalamualaikum wbt.

Para pembaca yang dialu-alukan,

Pernahkah anda mendengar istilah "sedekah jariah"?


Oh mesti! Apatah lagi pada bulan Ramadhan al-Mubarak (yang mulia) ini, anjuran bersedekah bagaikan meniti dari bibir ke bibir saudara-saudara muslim sekalian. Meluncur laju, bagaikan air terjun bukan? (tersenyum)

Ha, itulah yang saya hendak berkongsi pada hari ini, walaupun hampir terlepas "kereta api Ramadhan" kali ini. Iyalah, sudah 22 Ramadhan 1432H, memang terasa seperti menaiki shinkansen Jepun.

Sering kali saya tertanya-tanya, "Sedekah tu aku taulah ape maknenye. Bagi duit, pakaian, makanan..pendek kata apa-apa jenis bantuanlah kepada yang memerlukan. Tak semestinya kepada muslim sahaja. Asalkan mereka memerlukan, ha, itu dah dikira sedekahla kan. Of course aku akan mengutamakan saudara-saudara setauhid sendiri, dah ibarat adik-beradik sendiri kan. Tapi itu tak bermaksud aku tak leh bantu non-muslims. Mereka pun manusia ape?"

"Tapi...kenapa aku selalu dengar orang cakap "Sedekah jariah"? Kenapa "jariah"? Apela maksudnye ye? Macam name orang pun ade..."Jariah" hehehe.."

Thursday, April 21, 2011

Kronologi Sejarah Palestin

edited on April 26, 2011.

بسم الله الرحمان الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Sejarah.

"Sejarah hanya bermakna kepada Ulil Albab" 

kata Ustaz Syaari.

Allergikkah kita dengan perkataan itu?

Wahai sahabat2ku sekalian,
History doesn't have to be boring. History IS NOT boring..for those who seek to find the meaning behind the story.

Sejarah ialah kisah
Kisah2 para Nabi alahis solatu wassalam di dalam Al-Quran yg kita baca dan tadabbur (fahami) setiap hari, ialah sejarah! Mengapakah Allah Taala menceritakan kisah2 itu kepada sekalian manusia? 

"Pada kisah2 mereka itu terdapat pengajaran untuk mereka yang sempurna dan tajam akal fikirannya. Kisah itu bukanlah bicara yang direka-reka, bahkan kenyataan yang mengesahkan apa yang tersebut di dalam kitab2 yang terdahulu daripadanya. Kisah itu juga keterangan yang menjelaskan setiap perkara, serta menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang mahu beriman." 
(Surah Yusuf, ayat 111)

petikan drpd buku "Kuasa kepemimpinan al-Fateh" karangan Muhammad Syaari Abdul Rahman.

Sebagai pengajaran.
Sebagai keterangan.
Sebagai petunjuk dan rahmat bagi mereka yang mahu beriman...

Kronologi Sejarah Palestin

Friday, February 11, 2011

Our Disturbing World...

بسم الله الرحمان الرحيم

Assalamualaikum wbt.

While waiting to meet someone, I finally had the chance of flipping through yesterday's paper. Read: yesterday's paper. (Baca betul2 : surat khabar semalam) Yeah, I'm that bad (laughs). University students should take note of current issues also lah!

What I can summarize from my once-a-month-newspaper-reading, well..I am definitely living in a disturbing world.

Thursday, November 25, 2010

Benin - A Story of Magic and Murder






Benin.

Is a place.

In West Africa.

It is a republic, a type of ruling system. In Malaysia, the government practices the democratic system.

But..
of all the information we should know about Benin...do you know what is the most important information of all?

Monday, November 22, 2010

Bosan? Klik di Sini untuk Ubatnya...

Bismillahir rahmanir rahim.

Alhamdulillahi rabbil `alamin, was solatu wassalamu `ala ashrafil anbiyai wal mursalin, wa `ala alihi wasohbihi ajma`in.

Bosankah?

Rasa tidak tahu apa yang hendak dilakukan kah?

Mari...

Friday, November 19, 2010

A Dedication for Hassan Min`am :)

بسم الله الرحمان الرحيم

Today, I would like to dedicate this post to a little friend of mine..
who does not know me, has never met me and therefore have no idea who I am.

But I know him.
I have met him, and I know who he is.

Why don't you meet him too? Here...follow this link, and tell me what you think of him.


* * * * * * * *

So, what do you think of my friend in the video?

To me; he is AMAZING.

What an amazing boy.
Only two years old, and he knows things I know not.
I felt so ashamed from the day I knew Hassan in that video...

I mean...he knows the capitals of most Muslim countries! And he's barely two years old.
Me? I am ten times his age, but I don't even know the capital of Libya..or Comoros..and I even made a mistake of thinking Cairo as the capital of Saudi! (Cairo is the capital of Egypt).

I have no problem of admitting my mistakes, my foolishness, or my weaknesses. because that is how we move forward. You have to remove that block first, remove that ego or arrogance of not admitting your weaknesses or mistakes...that is the BIG WALL you have to break down, in order to continue your journey.

My dear sahabahs,
admitting your weaknesses, does not mean you are weak. In fact, it takes a lot of courage, to own up to your mistakes. To be able to sum that courage inside you, isn't that STRENGTH?

Even if it means admitting that your knowledge is lower or beneath than that of a two-year old, it does not make you weaker than him. On the contrary, this is like challenging yourself.

Wake up!
Beat Hassan Min'am if you think you can be better than him!

And so, today, I would like to dedicate this post to Hassan Min'am, whom I consider as my friend, and above all, my teacher. For he has taught me, that age, is no barrier, in seeking knowledge.

Hassan, you have showed me what I must do from now on.

And that is; to move forward, move faster, with the love of Islam at my heart's core.

Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamd.

To my dear friend and teacher in Lebanon, a million thanks, which is not enough I fear, for being my inspiration. You...really are amazing. May Allah Taala sends down His rahmah and barakah to you and your family. May you have an amazing journey...

From your inspiration, I have googled the capitals of all the OIC countries. Let's get to know our brothers and sisters' capitals, from wherever they may be...

Azerbaijan - Baku / Baki
Jordan - `Amman
Afghanistan - Kabul
Albania - Tirana
United Arab Emirates - Abu Dhabi
Indonesia - jakarta
Uzbekistan - Tashkent
Uganda - Kampala
Iran - Tehran
Pakistan - Islamabad
Bahrain - Manama / Al-Manamah
Brunei - Bandar Seri Begawan
Bangladesh - Dhaka
Benin - Porto Novo
Burkina-Faso - Ouagadougou
Tajikistan - Dushanbe
Turkey - Ankara
Turkmenistan - Ashgabat / Ashkhabad
Chad - N'Djamena
Togo - Lome
Tunisia - Tunis
Algeria - Algiers
Djibouti - Djibouti
Saudi Arabia - Riyadh
Senegal - Dakar
Sudan - Khartoum
Syria - Dimashq / Damascus
Suriname - Paramaribo
Sierra Leone - Freetown
Somalia - Mogadishu
Iraq - Baghdad
Oman - Muscat / Masqat (مسقط)
Gabon - Libreville
Gambia - Banjul
Guyana - Georgetown
Guinea - Conakry
Guinea-Bissau - Bissau
Palestine - Baitul Maqdis @ Jerusalem
Comoros - Moroni / Muruni (موروني)
Kyrgyzstan - Bishkek
Qatar - Doha
Kazakhstan - Astana
Cameroon - Yaounde
Cote D'Ivoire @ Ivory Coast - Yamoussoukro
Kuwait - Kuwait
Lebanon - Beirut
Libya - Tripoli / Tarablus (طرابلس)
Maldives - Male (pronounced "mali" i think)
Mali - Bamako
Malaysia -Kuala Lumpur
Egypt - Cairo / Kaherah
Morocco @ Maghribi - Rabat
Mauritania - Nouakchott / Nuakshatt (نواكشط)
Mozambique - Maputo
Niger - Niamey
Nigeria - Abuja
Yaman @ Yemen - San'a (صنعاء)


Oh, I almost forgot. Noticed what he said at the end of the video?

He answered his father, something that even his father was speechless for a moment.

When his father asked, "What is the capital of Israel?"

It only took a moment before he said,
"There is NO ISRAEL. ONLY FALASTIN (PALESTINE)!"
(smiles) May Allah Taala bless you and your mother and father (Maryuma and `Ali)...

Tuesday, November 16, 2010

Wukuf di `Arafah

بسم الله الرحمان الرحيم

Telah tiba.

Tarikh 9 Zulhijjah.

Tanggal yang penuh bermakna buat umat Islam di seluruh dunia. Terutamanya yang sedang wukuf di suatu tempat bernama `Arafah.

Apa itu wukuf?

Terlebih dahulu, maafkan diri ini.
Kerana ilmu di dada tidaklah sebanyak mana. Akan kucuba kongsikan apa yang kutahu, semoga bermanfaat...

Pertama sekali; suatu persoalan - Apa yang terlintas di fikiran tatkala mendengar perkataan "wukuf"?

Jawapan sendiri - Haji.

Salah satu rukun haji

Ah, lemah sungguh diri ini. Baru kutahu/diingatkan semula, bahawa rukun Haji dan wajib haji ialah dua perkara yang berlainan. Itupun setelah melayari internet dengan kata kunci "Rukun Haji."

Ya, wukuf di `Arafah ialah salah satu daripada rukun Haji.

Dan saya juga ingin berkongsi satu perkara yang dirasakan menarik yang didapati daripada sumber yang sama iaitu www.al-azim.com

Rukun Haji (6 perkara)
1. Niat ihram mengerjakan haji
2. Wukuf di Arafah
3. Tawaf di Kaabah
4. Sa'ie di antara Bukit Safa dan Marwah
5. Bergunting atau bercukur rambut
6. Tertib pada kebanyakan rukunnya

Rukun Umrah (5 perkara)
1. Niat ihram mengerjakan umrah
2. Tawaf
3. Sai'e
4. Bergunting atau bercukur
5. Tertib

Cuba teliti perbezaan di antara rukun haji dan rukun umrah...

Dan kita akan mendapati keistimewaan wukuf di `Arafah.

Ya, wahai sahabat2ku!

Aku juga baru perasan, bahawa wukuf di `Arafah disyariatkan sebagai rukun haji, tetapi bukan pula rukun umrah. Tidakkah ini menggambarkan keistimewaan wukuf? Subhanallah...mari kita sama2 menyelidiki..."Ada apa dengan wukuf"!

Semalam sempat kutonton rancangan "Salam Baitullah" di tv1. Kebetulan pula ketika itu Ustaz Farid Ravi Abdullah bersama Ustaz Daud Lim sedang membincangkan tajuk wukuf bersama lintas langsung daripada `Arafah sendiri.

Maka sempatlah kukutip beberapa mutiara ilmu drpd mereka yang alim lagi `arif tentang wukuf.

Kata Ustaz Daud Lim, dari Kolej Universiti Islam Selangor (KUIS), `Arafah ialah sebuah tempat di luar Mekah. terletak kira2 22 kilometer daripada Mekah dan mempunyai keluasan 10 ribu km persegi. (jika tak salah ingatanku).

Katanya lagi, `arafah bermaksud mengenal (perhatikan perkataan عرف). Terdapat beberapa pendapat para ulama tentang kenapa tempat itu dinamakan "`Arafah" yang bermaksud mengenal.

(Sedang cuba me-recall kembali.....)

Pertama, dikatakan di situlah tempat Nabi Ibrahim a.s bertemu kembali dengan isteri tercinta Siti Hajar setelah lama berpisah (sewaktu Allah Taala memrintahkan Nabi Ibrahim a.s meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail yang ketika itu masih bayi di tengah2 padang pasir).

Kedua, dikatakan padang `Arafah ialah tempat bertemunya kembali Nabi Adam a.s dan Hawa a.s setelah mereka terpisah ketika dikeluarkan/diturunkan drpd syurga.

Dan ketiga...Allahu akbar. Minta maaf, saya sudah terlupa. Maafkan saya sahabat2. Jika ada sesiapa yang tahu, silakan untuk mengisi kekosongan ini.

Kalau diteliti di dalam Al-Quran, perkataan "أعرف" (`araf) bermaksud "tahu". Pada pendapatku, `Arafah mendapat namanya kerana setelah pertemuan mereka (Nabi Ibrahim a.s dgn Siti Hajar a.s serta Nabi Adam a.s dgn Hawa a.s), maka dapatlah mereka mengenal/mengetahui kembali tentang keadaan masing2. Sekadar pandangan sendiri, tentang kaitan "pertemuan" dengan "mengenal"...

Kesimpulannya (sendiri), wukuf di padang `Arafah ialah rukun haji yang kedua selepas niat ihram (hendak mengerjakan haji) di mana semua umat Islam yang berniat mengerjakan haji pada tahun itu, berkumpul di `Arafah dalam pakaian ihram, pada tanggal 9 Zulhijjah. Mungkin sebagai mengingati peristiwa pertemuan (seperti yang telah disebutkan), maka umat Islam beramai-ramai bertemu/berkumpul di situ, sambil berzikir mengingati Allah serta memohon doa kepadanya.

Apabila disebut "rukun", ertinya perkara itu harus mengikut tertib. Maksudnya, lepas satu, buat perkara kedua, kemudian diikuti perkara ketiga dan seterusnya. Tidak boleh meninggalkan rukun atau tidak boleh melanggar urutannya, misalnya tidak wukuf tapi terus bertawaf atau tawaf dahulu kemudian baru wukuf, maka (kalau tak salah saya) hajinya tidak sah. Saya qiyaskan kepada terbatalnya solat iaitu apabila orang yang sedang bersolat tidak menjaga tertib solat, maka solatnya batal.

Pada saya, mesti ada hikmah kenapa wukuf dahulu, kemudian barulah tawaf, dan seterusnya. Pasti ada hikmah di sebalik urutan ibadah itu, dalam "set" ibadah haji yang disyariatkan Allah Taala. Maka hendaklah kita menjaga tertib urutan/rukun itu. Kerana Islam, yang bersumberkan wahyu Allah al-Quran dan sunnah iaitu perilaku Rasulullah SAW, telah memberi panduan yang jelas tentang perlaksanaan ibadah2.

Sedikit perbezaan masa

Sebenarnya hari ini di Tanah Arab telah masuk 10 Zulhijjah. Bermakna semalamlah 9 Zulhijjah, iaitu berlakunya wukuf di `Arafah.

Tapi, bagi mereka yang hendak berpuasa sunat hari `Arafah, maka ikutlah waktu seperti yang ada di tempat/negara masing2. Hal ini telah dijelaskan oleh Ustaz Daud Lim bagi menjawab soalan penonton di rumah. Jelasnya lagi, pandangan ini berdasarkan waktu terbit dan tenggelam matahari disepakati ialah mengikut tempat/daerah masing2. Jadi, jika mengikut kalendar hijriah di Malaysia, hari ini, baru 9 Zulhijjah, maka berpuasalah hari ini dengan niat puasa sunat Hari `Arafah. Mereka yang berada di Tanah Arab pula, boleh berpuasa sunat semalam. Semoga kita semua mendapat keberkatan dan pahala puasa sunat `Arafah. Jangan bimbang, Allah Taala kan ar-Rahman dan ar-Rahim, Maha Pemurah dan maha Penyayang.

Saya kongsikan mesej yang dihantar seorang kakak setempat pengajian;
"Puasa `Arafah menghapus dosa setahun lalu dan setahun akan datang." (Hadis riwayat imam Muslim).

Dan lagi;
"Tiada satu amal soleh yang lebih Allah cintai melebihi amal soleh pada 10 hari pertama Zulhijjah." (Hadis riwayat imam Abu Daud)

Tiba-tiba...Allah mengingatkanku akan kelemahanku

Alamak! Tiba2 teringat pasal rukun Islam dan rukun Iman! Hmm...adakah pandanganku tentang kepentingan urutan ini termasuk dalam rukun Islam dan Iman juga?

Ya Allah...inilah jadinya bila ilmu sikit tapi berlagak nak bagi banyak...

Wahai sahabat2ku,
Mungkin antum semua sudah bosan. Dan penat. Lagi-lagi dia ni nak minta maaf.

Tapi, begitulah halnya manusia. Dia sentiasa dalam keadaan kekurangan, kelemahan. Kadangkala lemah dalam menjaga batas pergaulan. Kadang kala lemah dalam perkongsian ilmunya. Yang kononnya banyak, tapi sebenarnya tidak melebihi ilmu antum semua pun.

Wahai sahaba2tku,
meskipun kamu bosan, meluat dsb. Saya tak kisah, kerana saya lebih kisahkan Pencipta yang saya akan berhadapan suatu hari nanti. Memang saya tak tahu bila, memang saya tak tahu di mana, tetapi satu saja yang saya harapkan;

Dalam keadaan bersih dan diampuni dosa2.

Memang, tiada siapa dapat menjamin dosanya diampunkan atau tidak. sebab, tiada siapa yang tahu, sama ada taubatnya diterima atau tidak.

Apa yang kita miliki ialah...ya, anda bijak.

Seketul daging bernama hati, bak kata/sabda Nabi Muhammad SAW.

Hati ini ialah rumah kepada iman, bg sesiapa yang meminta iman untuk tinggal di dalamnya. Ya - minta. Kerana iman itu bukan milik kita. Ia bukan datang dan pergi dengan kehendak kita. Tapi dengan kehendak Allah Taala. Oleh itu, pujuklah iman, mintalah kepada Tuhan, supaya iman selesa hendak mendiami hati2 kita.

Bila iman mendiami hati, maka datanglah keyakinan yang tidak berbelah bahagi. Maka inilah yang kita perlukan, wahai teman2ku sekalian.

Yaqin. Yaqin. Yaqin.

Memang. Tiada dalam pengetahuan kita sama sekali, adakah taubat kita diterima atau tidak. Namun tugas kita sebagai hambaNya, ialah jangan berputus harap padaNya! Terus yaqin padaNya! Teruskan merintih, menangisi dosa2 kita yang lalu, dan yang akan datang...terus berharap padaNya, terus yakin...bahawasanya Allah itu al-Ghofur war Rahim. Teruskan meyakini, bahawa Allah Taala Maha Pengampun dan sangat Mengasihi hamba2Nya.

Sesungguhnya Allah Taala ialah apa yang kita sangkakan.
Jika kita menyangka, malah meyakini, dengan keteguhan sebuah gunung, bahawa Allah itu, lebih luas rahmatNya drpd kemurkaanNya, bahawa kasih sayangNya kpd hamba2Nya melebihi kasih ibu kepada anaknya, maka seperti itulah Allah Taala, benar2 akan mengampuni kita dan menyayangi kita.

Kekuatan orang2 mukmin ialah ini. Iman. Yaqin. Teguh dengan pegangan ini. Inilah kunci...kunci...kunci kita ke syurga...

Maka dengan itu, "Maafkan saya wahai sahabat2. Jika perkongsian ini telah lagi mencelarukan fikiran anda semua. Tiada niat sebegitu di hatiku. Tapi kerana fitrahku lemah, asyik terlupa, asyik berlagak pandai...akhirnya Allah mengingatkan juga kelemahanku. Maafkanku jika tidak cukup ilmuku tentang salah satu rukun Islam ini. Iaitu haji. Tolonglah maafkan kelemahanku ini, wahai sahabat2ku sekalian, dan anda telah melepaskanku drpd kemurkaan Allah Taala pada hari Hisab, kerana dosa antara manusia tidak akan terampun selagi mana manusia itu tidak mengampunkan kita."

Hala tuju selepas ini

Bagaimanakah hala tuju kita selepas ini? (Sebenarnya lebih kepada pertanyaan kpd diri sendiri)

Adakah masih hendak melepaskan peluang mencari ilmu, dan memantapkannya lagi? Tambahan lagi, dalam usia yang muda, apakah alasan yang ingin dicipta?

Ya, alasan itu dicipta.

Penatlah.
Asyik-asyik belajar.
Lagi-lagi study.
Rileksla bro! Exam baru habis ni! Gua nak rileks2 dulu...ape daa tak sporting langsung.

Oh, alasan. Dan alasan. Dan alasan.

Bukankah mitochondria kita masih kuat menjana ATP?
Bukankah kadar penyembuhan penyakit kita lebih pantas drpd ibu bapa kita? (Cuba tanya pengalaman mak dan ayah sendiri, mereka akan kata beza sungguh waktu muda dan waktu tua2 ni)
Bukankah tulang2 kita masih kukuh isipadu kalsiumnya?

Sains telah membuktikan fakta2 ini. Namun sayang, kita pula asyik nak 'membuktikan fakta2' kita.

Aduhai cik abang, cik kak oi, nak lawan dengan peralatan sains? Kita ada peralatan apa? Lidah yang asyik berputar, akhir sekali ia juga yang terbelit.

Wahai para sahabatku yang kukasihi,

Sekurang-kurangnya, jangan jadi macam saya. Maksud saya, jangan ikut bahagian diri saya yang kurang ini (don't follow this part of myself).

Kalau saya berjalan, anda berlarilah.
Kalau saya berlari, anda pecutlah.
Kalau saya pecut, anda tungganglah kuda!

Jadilah lebih baik setiap hari. Marilah kita sama2 bersegera kepada kebaikan. Berlumba-lumba, siapa dahulu akan sampai ke syurga.

Kata-kata saya melampaukah? Macam berangan-angan terlebih tinggi pulakah?

Habis, ke mana lagi hendak saya tujukan harapan diri?

Saya manusia. Manusia harus mempunyai tujuan. Tujuan saya ialah Allah dan RasulNya. RasulNya dan para manusia yang dicintainya telah dijanjikan syurga dan pelbagai lagi nikmat yang tidak terlintas di hati.

Habis, kalau saya tidak menyasarkan syurga, ke mana saya hendak menyasarkan target saya?

Saya...tidak boleh tidak menyasarkan syurga. Saya tidak katakan saya pasti akan masuk syurga, walaupun saya begitu menginginkannya. Namun, sekali lagi, saya hanya yaqin kepadaNya.

Yaqin yang harus disertai usaha. Usaha, dan terus berusaha.

Berusaha melakukan apa yang terbaik yang diri ini boleh lakukan. Jika saya ditakdirkan sebagai pelajar, maka usaha terkuat saya di bidang itu. Bidang mencari ilmu. Kerana Allah Taala telah meletakkan saya, dan anda di bidang ini, sesuai dengan kemampuan masing2.

Segala pujian bagi Allah Taala, yang selalu 'mengetuk' hati yang pelupa ini, mengingatkan bahawa ilmuku masih sangat. sangat. dan sangat cetek.
Bagaimanakah hendak mempertahankan akidah dan agama sedangkan ilmu hanya berupa titisan?
Sedangkan ilmu para ulama dahulu bagaikan kolam-kolam yang sentiasa bertambah dari hari ke hari. Dan sedangkan ilmu Allah Taala bagaikan lautan...

Wahai Zulhijjah, kedatanganmu sangat kuhargai. Kerana kedatanganmu mengingatkanku, bahawa ilmu tentang haji pun macam apa lagi. Datanglah lagi! Semoga engkau menjadi penolakku untuk sentiasa mengulangkaji ilmu tentang haji, cara perlaksanaannya, hikmahnya, serta mendorongku untuk memantapkan ilmu fardhu ainku, yang sememangnya fardhu / wajib ke atas setiap muslim.

Buah tangan

Akhir kata, saya ingin meninggalkan tiga foto berharga yang diambil drpd dinding informasi perpustakaan IMC, UIAM kuantan, tentang kelebihan ibadah haji dari persperktif sains. Semoga bermanfaat. (senyum)





Monday, July 5, 2010

Inovasi Dalam Kepungan

Isnin, Julai 5, 2010.

http://www.peopleforum.cn/redirect.php?tid=24421&goto=newpost



Subhanallah (Maha Suci Allah).

Tahukah anda 'bangunan' apakah di dalam gambar di atas?
Ya, ya, gambar ini memang gambar sebuah bangunan.
Sebuah bangunan pada awal pembinaannya.

Sahabat2 sekalian,
lihatlah saudara2 kita di bumi Palestin.
Dalam krisis kehidupan, dalam kepungan, despite all efforts made by the Israel to separate Palestine from the rest of the world..
Despite all that...look at what they have achieved.


What Palestine people have achieved


Lihat.
Lihatlah...
semangat mereka yang membara, untuk terus hidup.

Lihatlah,
walaupun dikepung dengan begitu kejam, dan disekat drpd bermacam-macam hak asasi yang kita semua nikmati setiap hari..walaupun begitu,
mereka, subhanallah, masih mampu untuk bangkit drpd ujian2 Tuhan ini.

Lihatlah,
pejuang Islam yang sejati,
BERINOVASI.

Anda tahu apa inovasi mereka?

Baiklah, mari kita buat satu kelas sejarah ringkas.

(Berdasarkan ilmuku yang kecil...)
Sudah hampir 60 tahun Palestin dijajah. Benar bukan, bumi itu dijajah. Orang2 barat menyedapkan bunyi "penjajahan" ini dengan memberi istilah2 lain, misalnya,
"the Israeli occupation in Palestine".
atau
"the humanitarian crisis in Gaza (krisis kemanusiaan di Gaza)."
dll.

Apa itu occupation? Pekerjaan (terjemahan kasar). (walaupun sebenarnya banyak pihak faham Israeli occupation itu merujuk kepada perlakuan haram Israel terhadap rakyat dan bumi Palestin, seperti pembinaan penempatan2 haram/ illegal settlements, saya secara peribadinya menganggap istilah ini tidak lain hanyalah pemanis kata.)

Apa itu krisis kemanusiaan? Sekumpulan manusia yang tersekat daripada menikmati hak2 asasi manusia.

Occupation. Humanitarian crisis. Hah.
Hakikatnya semua ini hanyalah mainan istilah.

Tetapi hakikat tidak boleh sekali-kali dipermainkan. Kerana hakikat itu ialah kebenaran. Hakikat bermaksud yang hak. Siapakah yang boleh menutupi kebenaran, apabila Al-Haqq ialah salah satu asma Allah? Cubalah, tipulah. Nanti mereka akan tahu hebatnya 'tipu daya' Allah Taala.

Hakikatnya, istilah apa pun, tidak mampu menutup hakikat sebenar; iaitu Palestin terus-terusan dijajah.

Kita, rakyat Malaysia juga faham apa itu penjajahan bukan? Ataupun, mungkin kita tidak dapat nak mendalami sangat penjajahan, kerana ia tidak berlaku pada zaman kita. Sebaliknya, ia berlaku lama dahulu, pada zaman datuk, nenek moyang kita.

Walaubagaimanapun, andai kita bertanya kepada generasi tua, mereka pasti dapat menceritakan perasaan dijajah. Sungguh, tidak layak kita mengatakan, "Ya tok, saya faham perasaan tok tu." Tidak. Tidak mungkin kita faham. Kerana kehidupan kita sejak lahir diselimuti kebahagiaan, kekayaan dan kasih sayang. Bagi mereka yang kurang bernasib baik dari segi kewangan, insya-Allah, sekurang-kurangnya mereka kaya juga dengan kasih sayang keluarga.

Masakan kita boleh benar2 memahami? Mari ambil contoh yang mudah. Kalau jari saya terhiris pisau, saya atau kamukah yang merasai kesakitannya? Ha, tepuk kepala tanya minda. (haha, tak payahlah ketuk.)

Samalah juga. Hakikatnya, kita, generasi muda, tak faham derita yang saudara2 kita alami di Palestin, malah di mana jua yang keadaan negara mereka tidak aman. Seperti kebanyakan negara2 OIC di benua Afrika, negara2 mereka sebenarnya kaya dengan hasil bumi, tapi kenapa tetap dalam kemiskinan? Jawapannya kerana suasana politik dan ekonomi, (especially politics) porak-peranda. Politik...aku bencikannya.

Jadi sahabat2,
hakikatnya, mungkin, hanya datuk, nenek dan moyang2 kita yang mampu benar2 memahami penderitaan rakyat Palestin. Bukan kita yang sentiasa dilimpahi kesenangan ini. Bukan kita. Terimalah hakikat ini.

Akan tetapi, tidak bermakna kita tidak boleh berusaha memahami. Usaha, doa dan tawakkal. Tiga serangkai yang tidak dapat dipisahkan. Marilah kita berusaha memahami, berdoa serta bertawakkal agar satu hari nanti, umat ini akan dikurniakan kekuatannya kembali oleh Allah Taala, apabila Allah meredhai kita nanti. Dan apabila, kita juga redha akan ketetapanNya.

Sahabat2,
tidak malukah kita?
Tentang apa?

Tentang jauhnya perbezaan jarak antara kita dan mereka di Palestin.

Ya, jauh dari segi jarak perjalanan, tapi yang saya ingin tekankan ialah; jarak semangat dan kekuatan diri.

Lihat sahaja mereka;
walaupun disekat di daratan,
walaupun disekat di lautan,
walaupun disekat zahir dan batin,
mereka masih mampu meneruskan hidup.

Tahukah kita, disebabkan sekatan yang dikenakan oleh Israel, penduduk Gaza (misalnya) tidak dapat mengeksport barang2 buatan mereka? Ya, janganlah terkejut (saya pun terkejut juga pada mulanya), mereka mempunyai perusahaan sendiri. Contohnya Mohammed al-Tilbani, seorang penduduk Gaza yang mengusahakan kilang biskut al-Awda, malah mempunyai bisnes ais krim! Namun sayangnya, dengan bekalan elektrik terputus antara 8-16 jam sehari, bagaimanakah Mohammed berharap mahu membekukan ais krimnya itu dalam tempoh yang lama? Disebabkan sekatan yang haram itu (tapi tak tahu kenapa tak ada negara yang berani terang-terangan menentangnya, ataupun mungkin ada, cuma Israel yang sombong dan buat donno saja) pasaran Mohammed hanyalah kawasan Gaza. Malah, nak tahu apa yang lebih teruk? Mohammed terpaksa pula bersaing dengan biskut2 dari Israel yang tentunya lebih murah, kerana di Israel, mudah sahaja untuk mengimport bahan2 mentahnya, sedangkan Mohammed terpaksa bergantung kepada terowong bawah tanah untuk mendapatkan bekalan bahan2 mentahnya (gula, tepung dll), dan kadangkala bahan2 itu dah rosak dan tak dapat diguna pakai. Sudah tentu kos Mohammed tinggi.

Kelakar tak? Israel tak benarkan sebarang pengeksportan barang2 tempatan Gaza, dan juga menghalang Gaza mengimport apa2 bahan termasuklah bahan2 binaan seperti simen dan konkrit, tapi tiba2 mereka pula mengeksport biskut2 mereka ke Gaza? Kata mereka, itu salah satu cara mereka 'mengurangkan kadar sekatan/liberalise the siege'. Mereka benar2 bodoh, kerana menyangkakan penduduk dunia begitu bodoh untuk mempercayai alasan bodoh macam tu.

Sahabat2,
kita sedia tahu bahawa Gaza terutamanya, amat memerlukan bahan2 binaan/construction materials, lebih2 lagi selepas perang pada Januari 2009 (kalau tak silap) yang memusnahkan hampir segala harta, bangunan dan pembangunan yang masih tinggal di Gaza. Kini, selepas hampir setahun setengah selepas perang itu, mereka masih terkandas dalam membina semula apa yang telah hilang. Malah, mereka telah hidup dalam sekatan selama hampir 4 tahun, sejak Gaza diambil alih oleh Hamas.

Namun, mengagumkan.

Mengagumkan.
Memang mengagumkan.

Anda pun akan menyertai saya dalam menyebut "mengagumkan" selepas mendengar cerita yang saya dengar melalui stesen al-Jazeera pada hari ini.

Sahabat2,
Saudara2 kita di Palestin kekurangan barang2 binaan. Bukan..sebenarnya, mereka tiada bahan2 binaan. Sekurang-kurangnya, bahan binaan zaman modenlah iaitu simen, bata, konkrit dll.
Namun, di sebalik kepungan, mereka mencipta idea baru. Mereka telah berinovasi sahabat2.

Nak tahu apa inovasinya?
Rumah daripada pasir.
SEMATA-MATA.

Betul tu. Tak perlu lagi simen, konkrit. Penduduk Palestin membina rumah2 baru dengan hanya menggunakan pasir, beg2 plastik dan tenaga buruh kasar. Tidak perlu tenaga mesin.

Saya tidak ingat nama arkitek yang memperkenalkan idea ni. (Anehnya, walaupun dah puas mencari di website al-jazeera, tidak ketemu cerita ini, cuma di tv saja ada) Menurutnya, sebelum ini mereka cuba membina rumah dengan tanah lumpur/mud. Sekarang mereka mencuba cara baru pula, iaitu menggunakan apa yang ada di tanah mereka; itulah pasir.

Apa yang menarik tentang rumah pasir ini ialah ianya murah, tidak perlukan mesin, dan tidak memakai sebarang cerucuk besi. (cuma waktu pembinaan memanglah kene pakai suatu penahan yang kuat untuk buat asasnya) Dan lagi, ianya menjadi sejuk pada cuaca panas, dan dapat pula menyerap haba pada waktu sejuk. Lebih kurang begitulah, ianya mampu tahan cuaca ekstrim.

Wah, mengagumkan bukan? hmm..hebatnya mereka.

Inilah yang saya namakan; inovasi dalam kepungan.

Sedangkan..diriku yang mempunyai tanah air sendiri, a place to call home, dan mampu mendongak ke langit yang luas,...di manakah inovasiku? Di manakah inovasi kita, wahai sahabat2?

Aih, malu sekali.
Tidak. Malu berjuta kali ganda. (senyum)

Alangkah elok, jika kita juga mampu berinovasi.
Alangkah baik, jika kita juga mampu bangkit dan berjihad. Sekurang-kurangnya, berjihad menentang kemalasan.
Dan alangkah indahnya, jika semua "alangkah" ini, dijadikan realiti.

"Renungilah diri. Jadikanlah mereka sumber inspirasi.

Dan ingatlah bahwa, ujian kita, belum apa2 lagi.

Janganlah menyerah, selagi Falastin masih berdiri."